penerapan 4 V’S terhadap E-money Mandiri

Pengertian E-money

 

E-money adalah alat pembayaran yang mengunakan media elektronik, yaitu jaringan komputer dan internet. Nilai uang dari nasabah tersimpan dalam media elektronik tertentu. E-Money sering pula disebut dengan Electronic Cash, Digital Money, Digital Cash, Electronic Currency ataupun Digital Currency.

4 V’S Dalam E-money Mandiri

 

Volume

bank mandiri akan menyimpan semua data yang di update setiap hari seperti nama pengguna, riwayat tarnsaksi, dan lainnya

Velocity

proses yang melibatkan hubungan antara suatu mesin dengan mesin lainya telah melibatkan pertukaran data antar jutaan perangkat; peralatan sensor dan perangkat-perangkat pada infrastruktur yang akan menghasilkan log data secara real time seperti proses transaksi dalam E-money/Mandiri E-cash tersebut.

Variety

E-Money Mandiri memiliki bentuk format data yang beragam baik terstruktur ataupun tidak terstruktur dan bergantung pada banyaknya sumber data.

Veracity

E-Money Mandiri menggunakan veracity untuk meningkatkan akurasi dan tingkat kebenaran suatu data. contoh: Data yang di tampilkan ketika kita selesai melakukan Transaksi yang terdiri dari: Tempat dan Waku Transaksi.

Keuntungan dan Kekurangan E-money

 

Keuntungan E-Money

keuntungan dengan adanya E-Money yaitu:

  • Anda tidak perlu membawa uang tunai untuk berbelanja atau untuk membayar parkir, adan dapat menggunakannya ditempat yang disediakan alat khusus untuk kartu E-Money tersebut.
  • Transaksi menjadi lebih akurat karena dikelola oleh komputer dan mesin.
  • Anda tidak perlu menunggu uang kembalian karena jumlah nominal akan berkurang sebanyak jumlah uang yang anda perlukan.
  • Terdapat database yang dapat mencatat seluruh transaksi yang anda lakukan sehingga anda tidak perlu untuk mengingat untuk apa uang tersebut digunakan.
  • Transaksi menjadi lebih cepat.

Kekurangan E-Money

kekurangan E-Money yang diantaranya yaitu:

  • Rentan untuk diretas atau dihack karena menggunakan sistem elektronik dan internet.
  • Terdapat resiko data hilang karena keselahan software.
  • Belum semua tempat memiliki alat yang dipergunakan untuk menggunakan digital money tersebut serta belum semua tempat memberlakukan e-money termasuk di merchant.
  • Uang yang anda simpan dalam e-money akan hilang jika anda menghilangkan kartu atau alat yang dipergunakan untuk menyimpan uang tersebut.

Penerapan E-Money di Indonesia

 

Di negara yang telah maju, mereka sudah memanfaatkan e-money dengan baik. Disana orang menerima gaji mereka melalui deposit langsung, memindahkan uang dengan transfer dana elektronik, dan menghabiskan uang dengan kartu kredit dan debit.

Jika begitu bagaimana penerapan penggunaan E-Money di Indonesia? Di Indonesia sendiri sudah mulai diterapkan penggunaanya seperti yang kita kenal seperti kartu Flazz BCA atau E-money Mandiri. Saat ini juga hampir semua operator telekomunikasi besar di tanah air sudah ikut masuk ke industri uang digital.Kemudahan dan efisien yang menjadi nilai tambah alat pembayaran berbentuk digital tersebut mendorong para pemain telekomunikasi ingin ikut ambil bagian menyediakan layanan E-money.

Seperti yang dilaporkan, Bank Indonesia memperlihatkan beberapa statistik mengenai kondisi E-money di negara ini. Sejauh ini, E-money ?uang non-tunai yang digunakan dalam transaksi ?sudah digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi yang bernilai kurang dari Rp 5 juta di Indonesia. Total nilai transaksi E-money di tahun 2013 mencapai Rp 6,7 miliar per hari atau Rp 2 triliun per tahun. Sementara total nilai transaksi di Indonesia adalah Rp 260 triliun per tahun.

Studi yang melakukan survey terhadap 4.000 responden dari Indonesia, Brazil, Inggris, dan Amerika Serikat ini mengatakan bahwa pemicu terbesar yang membuat masyarakat Indonesia mau menggunakan metode pembayaran baru adalah kepraktisannya (dinyatakan oleh 31 persen responden), peningkatan dalam hal keamanan (23 persen), biaya transaksi yang lebih rendah (15 persen), dan insentif dari penyedia layanan (12 persen).

Pihak Bank Indonesia mengakui, adopsi maupun perluasan pemakaian uang digital di masyarakat masih menghadapi banyak halangan dan tantangan. Masyarakat telah terbiasa memakai alat pembayaran berupa uang fisik yang membuatnya susah berpindah ke bentuk uang digital.Masalah dari belum berkembangnya metode pembayaran E-money di Indonesia juga adalah soal kebiasaan dan kepercayaan. Metode pembayaran melalui transfer antar bank, atau malah COD (cash on demand) masih lebih dipilih konsumen Indonesia dalam berbelanja online.

Oleh karena itu Bank Indonesia (BI) tengah menggenjot penggunaan E-money. Salah satunya melalui ponsel. Pasalnya, penetrasi ponsel telah menjangkau seluruh masyarakat Indonesia, mulai dari kalangan atas sampai ke bawah.Dengan langkah ini diharapkan penggunaan E-money di Indonesia dapat lebih optimal lagi.

Sekian penjelasan tentang penerapan E-money dan terimakasih.

Leave a Reply